Kegiatan Warga Saturday, 25 July 2026

Lomba 17 Agustusan Kelurahan Keranggan diwarnai berbagai lomba unik dan tradisional

Peringatan HUT RI ke-81 di Kelurahan Kempang dipenuhi lomba panjat pinang, makan kerupuk, dan berbagai perlombaan seru lainnya.

Bagikan: WhatsApp Facebook

Peringatan Kemerdekaan RI ke-81 di Kelurahan Keranggan

Kelurahan Keranggan menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 dengan tema “Semangat Baru untuk Keranggan Maju.” Serangkaian acara dilaksanakan sepanjang bulan Agustus dengan puncak kegiatan pada tanggal 17 Agustus 2026.

Pawai Budaya (16 Agustus)

Malam sebelum puncak peringatan, warga Keranggan menggelar pawai budaya yang diikuti oleh 12 kelompok dari enam RW. Kreativitas warga terlihat dari beragam kostum dan atraksi:

  • RW 01: Defile pakaian adat Nusantara dengan 30 peserta dari anak-anak hingga dewasa
  • RW 02: Karnaval mobil hias bertema “Teknologi untuk Indonesia”
  • RW 03: Penampilan tari Saman dan tari Pendet yang dibawakan 20 penari remaja
  • RW 04: Pawai obor sepanjang 500 meter dengan 100 peserta
  • RW 05: Atraksi barongsai dan liong dari komunitas Tionghoa setempat
  • RW 06: Penampilan marching band dari SDN Keranggan 01

Pawai dimulai pukul 19.00 WIB dari halaman kantor kelurahan dan berakhir di Lapangan Serbaguna dengan acara nobar film dokumenter perjuangan kemerdekaan.

Lomba 17 Agustusan (17 Agustus)

Pada hari-H, Lapangan Serbaguna menjadi arena lomba yang penuh tawa dan semangat kompetisi. Ada 15 jenis lomba yang diselenggarakan, dibagi menjadi tiga kategori usia:

Kategori Anak-anak (Usia 5-12 Tahun)

  1. Lomba makan kerupuk dengan tali
  2. Lomba balap karung
  3. Lomba mengambil koin di dalam air semangka
  4. Lomba lari kelereng
  5. Lomba berhitung cepat

Kategori Remaja (Usia 13-25 Tahun)

  1. Panjat pinang setinggi 12 meter
  2. Tarik tambang antar RW
  3. Lomba masak nasi goreng kilat
  4. Futsal 3 lawan 3
  5. Lomba debat kebangsaan

Kategori Dewasa (Usia 26 Tahun ke atas)

  1. Lomba memasak kue tradisional
  2. Tarik tambang ibu-ibu PKK
  3. Lomba menggoreng tahu tempe tercepat
  4. Enggrang balap
  5. Lomba karaoke lagu wajib nasional

Panorama Panjat Pinang

Lomba panjat pinang menjadi pusat perhatian utama. Batang pinang setinggi 12 meter dipasang di tengah lapangan dengan hadiah berupa elektronik, sembako, dan uang tunai. Sebanyak 8 tim berlomba memperebutkan hadiah tersebut.

Tim RW 05 berhasil menjadi juara setelah berhasil mencapai puncak dalam waktu 12 menit, mengalahkan tujuh tim lainnya. “Kami sudah latihan dua minggu. Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” kata ketua tim, Budi Santoso (28).

Kolaborasi Antar Generasi

Yang menarik dari peringatan tahun ini adalah kolaborasi antar generasi yang terjalin dengan baik. Para lansia terlihat antusias menyemangati cucu-cucunya saat mengikuti lomba anak-anak. Sementara remaja dengan sabar mendampingi kakek-nenek mereka saat lomba karaoke.

“Ini yang paling berharga. Kemerdekaan tidak hanya soal bebas dari penjajah, tetapi juga tentang kebersamaan antar generasi,” ujar Lurah Kerglm dalam sambutan penutupan.

Pengumuman dan Penyerahan Hadiah

Pengumuman pemenang dilakukan pada pukul 16.00 WIB oleh Camat Setu. Hadiah diserahkan langsung oleh Lurah Keranggan didampingi anggota LPMK dan perangkat kelurahan.

Total hadiah yang disiapkan untuk seluruh pemenang mencapai Rp 25 juta berbagai bentuk:

  • Piagam penghargaan dan tropi untuk juara 1, 2, dan 3 setiap kategori
  • Uang tunai dari Rp 500.000 hingga Rp 3.000.000 tergantung tingkat lomba
  • Sembako untuk seluruh peserta panjat pinang
  • Voucher belanja untuk pemenang lomba masak

Penutupan dan Doa Bersama

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan tasyakuran di halaman kantor kelurahan. Seluruh panitia, peserta, dan warga menikmati hidangan tumpeng komplit yang disiapkan oleh ibu-ibu PKK.

Peringatan 17 Agustusan tahun ini berhasil mengumpulkan lebih dari 2.000 warga sepanjang hari, menjadikannya yang teramai dalam lima tahun terakhir.